Kopi Toratima, Penantang Kopi Luwak dari Sulawesi

Tangali yang memakan biji kopi sebelum menjadi kopi Toratima Photo by Arul
Setelah dunia dimanjakan oleh rasa kopi luwak, kini ditemukan jenis kopi yang serupa tapi tak sama dan tidak kalah nikmat dan eksotik. Namanya kopi Toratima,  yang memang belum banyak diketahui oleh radar wisatawan.

Kopi ini menjadi istimewa karena hanya ada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tepatnya di perbukitan, dalam kawasan beberapa desa di Kecamatan Pipikoro yang hanya dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor atau ojek.

Apa bedanya dengan Kopi luwak yang sudah termasyur itu? Kopi dihasilkan dari fermentasi yang dilakukan oleh kelelawar, tikus, atau tupai. Hewan-hewan tadi adalah fermentator yang memakan biji kopi yang sudah matang, melumat dan menelan kulit kopi yang rasanya manis.  Setelah itu biji kopi yang sudah terkupas bersih seperti beras-kopi dan berwarna putih dimuntahkan lagi ke tanah. Nah, biji kopi inilah yang dipungut, dibersihkan dan tinggal diplah.  Cuping hidung anda takan berhenti begerak, setelah mencum aromanya yang wangi saat disangrai dan ditumbuk. Soal rasa, jangan ditanya, ia 100 kali lebih mantap dibanding kopi yang dipetik biasa. Selengkapnya

Posting Komentar

copyright Warta Pataka | Designed by OddThem