HKM DESA MAPAHI, WAKIL SIGI LOMBA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016

Desmon Mantaili | Karsa Institute & Pegiat Jurnalis Kampung 


Hamparan Hutan Kemasyarakatan di Pipikoro | Dok : Karsa Institute

Desa Mapahi adalah salah satu dari tujuh desa yang ada Kecamatan Pipikoro yang sudah mendapatkan izin usaha pengelolaan Hutan Kemasyarakatan ( IUP.HKM ). Pengusulan lokasi areal kerja HKM pada Kementrian Kehutanan RI telah dilaksanakan jauh sebelumnya oleh masyarakat desa pada tahun 2009 yang difasiltasi oleh karsa Institute Palu. Dan pada tahun 2012 kelompok HKM Desa Mapahi telah mendapatkan IUP.HKM dari Bupati Sigi. 

Walaupun jauh dari ibukota Kabupaten, tidak secara kebetulan kelompok HKM Desa Mapahi , dipercaya sebagai wakil Kabupaten Sigi untuk mengikuti lomba wana lestari hutan kemasyarakata tingkat nasional. Hal ini tentu berkaitan bahwa kelompok HKM Mapahi Kecamatan Pipikoro dianggap lebih siap secara kelembagaan dan lebih aktif berkegiatan serta telah memiliki dokumen perencanaan rencana oprasional ( RO) dan rencana umum ( RU )

Walaupun jauh dari ibukota Kabupaten, tidak secara kebetulan kelompok HKM Desa Mapahi , dipercaya sebagai wakil Kabupaten Sigi untuk mengikuti lomba wana lestari hutan kemasyarakatan tingkat nasional. Hal ini tentu berkaitan bahwa kelompok HKM Mapahi Kecamatan Pipikoro dianggap lebih siap secara kelembagaan dan lebih aktif berkegiatan serta telah memiliki dokumen perencanaan rencana oprasional ( RO) dan rencana umum ( RU).

Kamis 14/07/2016, tepatnya pukul 11: 45 wita, tim penilai HKM dari Kementrian Kehutanan RI telah tiba di Desa Mapahi Kecamatan Pipikoro. Kepala Desa Mapahi, Moris Aturea bersama warga desa menyambut tim dari Jakarta tersebut dan mengantar kerumah sekertaris desa yang juga merupakan sekertariat gabungan kelompok HKM Ntoriate Desa Mapahi.

Sebelum dilakukan penilaian terhadap kelompok HKM, para rombongan tim penilai dari jakarta terlebih dahulu disajikan kopi hangat sekaligus memperkenalkan bahwa kopi toratima juga merupakan salah satu hasil dari  hutan kemasyarakatan yang ada di Desa Mapahi.

Mories aturea kepala Desa Mapahi juga menyatakan bahwa dengan adanya HKM ini sedikit dapat membantu masyarakat petani yang ada di desa, kerena masyarakat dapat mengelola serta memanfaatkan hasil hutan pada kawasan areal HKM yang ada di Mapahi seperti pemanfaatan hasil hutan bukan kayu ( HHBK ) jenis rotan, umbut, bambu, pandan hutan,  Tanaman obat dll. Hasilnya pun masih diperuntukan untuk kebutuhan rumah tangga. Sedangkan pamanfaatan areal HKM perkebunan kopi, dilakukan dengan sistim agroforestry.

Mendengar cerita – cerita menarik dari pak kades, rasanya ingin sekali melihat kebun kopi di lokasi areal HKM, ucap salah satu tim penialai HKM dari Jakarta. Usai meminum kopi, tim langsung melakukan wawancara terhadap kelompok HKM  dengan memberikan sedikit pertanyaan – pertanyaan kepada anggota kelompok HKM terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan hutan kemasyarakatan. Setelah itu tim dari Jakarta segera melanjutkan perjalanan  menuju lokasi kebun kopi ( pokopia ) yang jaraknya ± 7 km dari Mapahi dengan menggunakan motor ojeq untuk melihat pemanfaatan areal HKM dengan sistim agroforestry.

# Dinklusif.@ jurnalis kampung, program peduli. # karsa institute  

Posting Komentar

copyright Warta Pataka | Designed by OddThem